Sabtu, 11 Oktober 2014

TELEMATIKA DAN ARAH PERKEMBANGANNYA DI MASA DEPAN

TELEMATIKA DAN ARAH PERKEMBANGANNYA DI MASA DEPAN

1.      Telematika dan Pemanfaatannya
1.1  Sejarah Telematika
“Telematika berasal dari bahasa Perancis yaitu “Telematique”(dipopulerkan pertama kali pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L'informatisation de la Societe)..

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia Teknologi Telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan Informatika. Senada dengan pendapat pemerintah, TELEMATIKA diartikan sebagai singkatan dari :
TELE= telekomunikasi,
MA = multimedia, dan
TIKA = informatika.”[1]

1.2  Manfaat dan Dampak Negatif dari Perkembangan Telematika
1.2.1        Manfaat Perkembangan Telematika
-          Kemudahan dalam memperoleh infomasi
-          Menghemat waktu, dalam hal ini orang tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengantri untuk mendapatkan informasi, karena dimanapun dan kapanpun mereka dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan melalui jaringan internet.
-          Memperluas jaringan bisnis
1.2.2        Dampak Negatif Perkembangan Telematika
-          Adanya cyber crime yaitu mengkloning data
-          Menyadap data
-          Mengubah data tanpa seizin pemilik data.
-          Mudahnya mengakses informasi yang berisi berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang.
2.      Perkembangan Telematika Dalam Teknologi Informasi

Gambar 1 Perkembangan Telematika (sumber : google)

Perkembangan telematika mengalami kemajuan yang sangat pesat, saat ini banyak bidang yang memanfaatkan telematika, seperti telekomunikasi, transportasi dan pemerintahan. Telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpan informasi melalui perangkat telekomunikasi.

·         Contoh perkembangan telematika di bidang telekomunikasi
1.      Telegraf


Gambar 2 Telegraf (sumber : google)

“Merupakan alat untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh. Alat ini ditemukan oleh seorang warga Amerika, Samuel F.B. Morse bersama asistennya Alexander Bain pada tahun 1837. pesan pertamanya dikirim pada 6 Januari 1838. pesan yang dikirimkan oleh perator menggunakan kode morse.” [2]
2.      Telepon
“Penemuan telepon dipicu oleh permintaan penggunaan telegraf yang semakin berkembang dan meningkat. Telephon pun ditemukan pada sekitar tahun 1876 oleh Alexander Graham Bell. Di Indonesia telephon lokal pertama digunakan sejak 16 Oktober 1882 yang diselenggarakan pihak swasta.” [2]
3.      Telegram
“Telegram baru dipopulerkan pada tahun 1920-an. telegram barisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh telegraf. Telegram ini tarif mengirimannya lebih murah dari telephon, meskipun tarifnya dihitung berdasarkan jumlah karakter termasuk tanda baca. Namun waktu yang dibutuhkan pun sangat singkat, kurang dari satu hari, tidak seperti surat.” [2]
4.      Pager
”Pager atau radio panggil merupakan alat telekomunikasi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Pager ditemukan tahun 1956 oleh Multitone Electronic di Rumah Sakit St. Thomas London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi darurat. Sejak itu pager semakin berkembang.” [2]
5.      Surat Elektronik (E-mail)
Merupakan surat yang dikirim melalui jaringan komputer, seperti internet. Surat elektronik mulai digunakan pada tahun 1960-an.
6.      Internet
“Rangkaian yang membentuk internet (interconnected-networking) diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET. Rangkaian ini dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Tahun 1983. ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya dari NCP ke TCP/IP, yang merupakan awal dari internet yang kita kenal. Di Indonesia, sejarah internet dimulai pada awal tahun 1990-an.”[2]
7.      Telepon Genggam
“Telepon seluler adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless).” [3]
8.      Pesan Instan
“Merupakan sebuah teknologi internet di mana para pengguna jaringan internet dapat mengirimkan pesan-pesan singkat pada saat yang bersamaan (real time). Bermula ketika orang-orang marak menggunakan teknologi secara online awal tahun 1990. para pengembang peranti lunak menciptakan software chat room, yakni suatu grup atau perseorangan bisa mengirimkan pesan kepada setiap orang di 'room' tersebut.” [2]
9.      Global Positioning System (GPS)
Merupakan sebuah teknologi satelit yang berfungsi untuk mengetahui posisi sebuah objek ataupun lokasi. Dalam perkembangannya GPS dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan seperti mengetahui kondisi kepadatan lalu lintas, kecelakaan lalu lintas, ramalan cuaca dan lain-lain.

3.      Arah Perkembangan Telematika di Masa Depan
Dilihat dari perkembangan telematika dan pengertian dari ilmu telematika itu sendiri dapat disimpulkan bahwa perkembangan selama ini mengacu kepada kebutuhan akan informasi yang amat meningkat, seperti tulisan, gambar dan lain-lain. Informasi yang dibutuhkan ditunjang oleh media sebagai kontennya dan teknologi sebagai infrastrukturnya. Informasi dapat diterima manusia melalui panca indera yang mereka miliki, sampai sekarang ini baru meliputi indera penglihatan (tulisan dan gambar), dan pendengaran (suara). Tidak menutup kemungkinan akan adanya teknologi yang mendukung indera lainnya, sebagai contoh :
-          Indera penciuman
Saat kita melihat parfum di website kita dapat mengetahui bagaimana bau dari parfum tersebut melalui indera penciuman kita.
-          Indera perasa
Saat kita melihat baju di website kita dapat mengetahui bahan apa yang digunakan, kasar atau halusnya menggunakan indera perasa kita.
-          Indera pengecap
Saat kita melihat es krim di website kita dapat mengetahui rasa dari es krim tersebut apakah sesuai dengan selera kita menggunakan indera pengecap kita.

Referensi :






Selasa, 15 April 2014

BIBLIOGRAFI

BIBLIOGRAFI

1.      DEFINISI BIBLIOGRAFI
Bibliografi atau Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah, Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Bibliografi mencakup isi dan deskripsi suatu buku, meliputi judul, pengarang, edisi, cetakan, kota terbit, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, ukuran tinggi buku, dan ISBN.

-          MENURUT KBBI
bib·li·o·gra·fi n daftar buku atau karangan yg merupakan sumber rujukan dr sebuah tulisan atau karangan atau daftar tt suatu subjek ilmu; daftar pustaka;

-          MENURUT PARA AHLI
·         Menurut Gorys Keraf (1997:213),
daftar pustaka/ bibliografi ialah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sebagian dan karangan yang tengah digarap.  

·         Menurut Ninik M. kuntaro (2007:195),
daftar pustaka ialah salah satu teknik notasi ilmiah yang merupakan kumpulan sumber bacaan atau sumber referensi saat menulis karangan ilmiah. Kita memerlukan pendapat-pendapat para ahli atau tulisan-tulisan dari beberapa artikel atau buku untuk dijadikan sebagai referensi dari makalah/tulisan/skripsi yang ingin kita buat. Referensi ini kemudian harus dibuat dalam suatu halaman akhir yang disebut daftar pustaka.

2.      JENIS-JENIS BIBLIOGRAFI
a.      Bibliografi sistematis/enumeratif
Merupakan hasil kajian terhadap buku dengan hasil berupa entri buku (bahan sejenis) yang tersusun secara logis serta bermanfaat untuk keperluan referensi atau studi.

b.      Bibliografi Analitis dan Kritis
Bibliografi jenis ini mencakup kegiatan penelitian atas sifat fisik sebuah buku, yang sering menghasilkan keterangan tentang pembuatan dan sejarah buku. Bibliographer harus melakukan teknik evaluasi kritis. Jika dari sebuah buku tidak ditemukan tentang informasi pengarang, edisi, tahun terbit dan tempat terbit.

c.       Bibliografi Historis
Merupakan kajian terhadap buku sebagai sebuah objek seni (seni tulis, percetakan, iluminasi, penjilidan).

3.      TATA CARA PENULISAN BIBLIOGRAFI
A.     NAMA PENGARANG/PENULIS
Berkaitan dengan nama pengarang, selalu ditulis tanpa gelar dengan mendahulukan nama belakang. Setelah nama belakang ditulis, lalu diberi tanda koma (,) baru kemudian disambung dengan nama depan.

B.      TAHUN PENERBITAN
Tahun penerbitan dituliskan di belakang nama pengarang, setelah tanda titik (.).

C.      JUDUL BUKU
Tuliskan judul buku dengan dicetak miring (italic), kemudian setiap awal kata ditulis dengan huruf kapital. Judul ditulis setelah tanda titik (.) di belakang tahun penerbitan, kemudian diakhiri pula dengan tanda titik (.).

D.     JUDUL ARTIKEL
Penulisan judul artikel mempunyai tatacara yang berbeda dengan penulisan judul buku. Bilamana judul buku ditulis dengan huruf kapital di awal setiap kata, maka untuk judul artikel, huruf kapital hanya digunakan pada huruf awal kata permulaan dari judul artikel saja.
E.      KOTA TEMPAT BUKU DITERBITKAN DAN NAMA PENERBIT
Setelah judul, dibelakang tanda titik (.) dituliskan nama kota tempat buku diterbitkan kemudian beri tanda titik dua (:) lalu tulis nama penerbit, dan akhiri dengan tanda titik.

4.      CONTOH BIBLIOGRAFI
A.     PADA BUKU

B.      PADA JURNAL


C.      PADA INTERNET

D.     PADA SKRIPSI / TESIS / DISERTASI


Bibliography

Cara Menulis Daftar Pustaka. (2012, Desember 17). Retrieved April 15, 2014, from penelitiantindakankelas: http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2012/12/cara-menulis-daftar-pustaka.html
Pengertian, Cara Membuat , dan Contoh Daftar Pustaka. (2013, Januari). Retrieved April 15, 2014, from gundar agarirs: http://www.gundar.agarirs.com/2013/01/pengertian-cara-membuat-dan-contoh.html
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.).
Rouzaliyana. (2014, April 12). Bibliografi. Retrieved April 15, 2014, from aushuria: http://aushuria.wordpress.com/2014/04/12/bibliografi/




Senin, 24 Maret 2014

KUTIPAN DAN CATATAN KAKI

CATATAN KAKI

DEFINISI
Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran akhir bab sebuah karangan ilmiah. Catatan kaki merupakan keterangan-keterangan atas teks/naskah/tulisan yang ditempatkan pada kaki halaman tulisan yang bersangkutan (Keraf, 2004: 218). Catatan kaki berfungsi untuk memberikan keterangan dan komentar, serta menjelaskan mengenai sumber kutipan atau pedoman penyususanaan daftar bacaan.

·         SINGKATAN PADA CATATAN KAKI
-          ibid.
Singkatan dari kata ibidem (bahasa Latin) yang artinya ‘pada tempat yang sama’. Digunakan jika pengutip mengambil kutipan dari sumber yang sama yang telah ada di bagian terdahulu tanpa diselingi sumber lain
-          op. cit.
Singkatan dari Opere Citato (bahasa Latin) yang artinya ‘pada karya yang telah dikutip’. Digunakan jika menunjuk sumber yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi telah diselingi sumber lain
-          loc. cit.
Singkatan dari Loco Citato (bahasa Latin) yang artinya ‘pada tempat yang telah dikutip’. Digunakan jika menunjuk sumber yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi telah diselingi sumber lain
-          Singkatan lain : supra, infra, c. atau ca., ms., et.seq. dan sebagainya

·         TEKNIK PENULISAN CATATAN KAKI
-          Harus disediakan ruang secukupnya di bagian bawah halaman tulisan
-          Beri garis di bagian bawah baris terakhir dari teks di tiap halaman
-          Beri nomor penunjukkan di bawah garis dgn jarak cukup dan menjorok ke dalam 5-7 ketukan
-          Catatan kaki baris pertama dituliskan setelah nomor penunjukkan
-          Jika lebih dari 1 baris, dituliskan dari tepi margin, tanpa ikuti penjorokkan baris pertama
-          Jarak spasi dalam catatan kaki 1 spasi, antarcatatan kaki 2 spasi kalau ada dalam halaman yang sama

·         CONTOH CATATAN KAKI









KUTIPAN
·         DEFINISI KUTIPAN
Kutipan adalah salinan kalimat,paragraph,atau paendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,baik yang terdapat dalam buku,jurnal,baik yang melalui media cetak maupun elektronik.menurut kamus besar bahasa Indonesia,mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya.mengutip itu berbeda dengan plagiat.
·         CARA MEMBUAT KUTIPAN
Ada tiga cara menempatkan sumber kutipan dalam tulisan, yaitu:
1. cara ringkas, yaitu cara menempatkan sumber kutipan dibelakang bahan yang dikutip. Sumber kutipan ini ditukiskan diantara tanda kurung dengan menyebutkan nama pengarang, tahun penerbitan, dan halaman yang dikutip.
2. cara langsung, yaitu cara menempatkan sumber kutipan langsung dibawah sumber kutipan langsung dibawah pernyataan yang dikutip. Antara pernyataan atau teks dalam tulisan dengan sumber kutipan dipusahkan dengan garis lurus sepanjang garis teks. Jarak garis pemisah dengan teks adalah satu spasi dan jarak garis pemisah dengan sumber kutipan adalah dua spasi, sedangkan garis baris dari kutipan itu sendiri adalah satu spasi
3. cara menempatkan sumber kutipan di kaki halaman, cara ini lazim disebut footnote (catatan kaki) dan cara ini lebih banyak dianut dalam penulisan skripsi.
·         MANFAAT KUTIPAN
-          Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.
-          Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
-          Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
-          Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
-          Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
-          Meningkatkan estetika penulisan.
-          Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka
·         MACAM-MACAM KUTIPAN
-          Kutipan Langsung
Kutipan langsung merupakan mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah.
-          Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung merupakan kutipan yang mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
·         CONTOH KUTIPAN













































































·         SUMBER :